PROGRAM KERJA BIDANG PENDIDIKAN
a.
Pelatihan Komputer untuk siswa SMP Al-Azhar
Pelatihan ini dilakukan oleh Kelompok KKN 18 pada tanggal 22
Januari 2018. Program ini dilakukan karena siswa dalam mempelajari pelajaran
TIK tidak pernah melakukan praktikum langsung, sehingga siswa masih buta
komputer meskipun sudah kelas IX dan VIII. Hal ini dikarenakan sekolah SMPI
Al-Azhar sarana dan prasarananya masih belum memadai untuk diadakannya
praktikum tentang komputer setiap minggunya, dari pertemuan yang ada disekolah
sebanya 12 kali siswa hanya selalu membaca buku LKS dan mengerjakan sola-soal
sehingga siswa hanya mengetahui teorinya saja, tidak dengan keterampilannya.
Selalin faktor sarana prasarana sekolah guru di SMPI Al-Azhar selalu tidak
masuk ke kelas tanpa ada alasan.
Pelatihan dilakukan dengan cara pembimbingan atau menggunakan
metode modelling dan praktik langsung
kepada para peserta pelatihan. Para peserta menggunakan satu laptop secara
bergantian dengan didampingi oleh mentor yang memberikan pelatihan, karena saat
pelatihan berlangsung sekolah dan desa Bregung tidak memiliki proyektor untuk
membantu dalam memberikan contoh bagaimana dalam menggunakan komputer, mengetik
sepuluh jari, dan menggunakan office.
Adapun aplikasi yang gunakan dalam pelatihan adalah Microsof Words, Microsof exel, dan Microsoft Power Point. Adapun isi dari
pelatihan komputer adalah: cara pembuatan cover, pengeditan tulisan pada
Mc.Wodrs, dari home, Insert, Page setup hingga
selesai, pengeditan dan penggunaan rumus sum,
min, max, dan lain-lain pada microsoft exel serta pembuatan leaflet (brosur) pada microsoft power
point.
Pembimbingan dilakukan dengan cara mentor menjelaskan dasar-dasar
komputer, bagaimna mengoperasikannya, dan menjalankan aplikasi dengan sambil
memperaktikan didepan siswa, dan siswa memperhatikan mentor. Bimbingan pun
dilakukan dengan cara yang paling mudah, pelan dan efisien. Peserta yang ikut
pelatihan diberikan konsumsi berupa kue dan air mineral.
Setelah pelaksanaan pelatihan aplikasi Komputer terbukti efektif.
Para Aparatur sudah lumayan pamam terhadap pengaplikasian Komputer dan
setidaknya tau cara mengaplikasannya. Program ini terlaksana 90% karena
beberapa aparatur Desa tidak menghadiri kegiatan pelatihan komputer tersebut.
b.
Mengajar dengan menggunakan metode dan model yang inovatif.
Program ini dilaksanakan pada tanggal 18 Janurai 2018 di yayasan
Al-Azhar yang meliputi siswa MI dan SMPI. Program ini dilaksanakan karena masih
banyak guru dalam mengajar menggunakan model dan metode konfensional, sehingga
siswa merasa bosan dan tidak semangat karena tidak adanya inovasi dalam
belajar. Dalam pembelajaran yang baik siswa seharusnya aktif dalam proses
pembelajaran, adapun posisi guru yaitu hanya sebagai fasilitator untuk
membimbing siswa dalam mempelajari pelajaran yang ada dikelas. Oleh karena itu
tik KKN kelompok 42 Universitas Wiraraja memcoba memberikan pembelajaran yang
berbeda, untuk memberikan pengalaman baru untuk siswa dalam belajar dikelas.
Penggunaan pembelajaran yang berbeda dengan pembelajaran
konvensional terbukti memberikan dampak positif bagi peserta didik. Hal ini
dibuktikan dengan antusias peserta didik mengikuti pembelajaran yang dilakukan
Tim KKN Kelompok 42 Universitas Wiraraja. Selain itu, peserta didik dituntut
untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, sehingga peserta didik dapat
memperoleh pembelajaran bermakna.
Dalam program ini tim KKN kelompol 42 selalu memberikan sesuatu
yang beru agar siswa tidak bosan dalam mengikuti pembelajaran yang ada dikelas,
dengan cara guru memberikan jedah untuk bermain game sederhana sehingga siswa
kembali semangat dalam mengikuti pembelajaran yang diberikan oleh tim KKN
kelompok 42. Program ini terlaksana 100%, hal tersebut dapat dilihati dari
respond siswa yang semangat dalam mengikuti pembelajaran yang diberikan oleh
tim KKN Kelompolk 42 Universitas Wiraraja-Sumenep.
Komentar
Posting Komentar